Arsip Kategori: Uncategorized

Terhempasnya Jalinan Kasih

Kututup sudah pintu hatiku..
Kulabuhkan sudah segala harapku..
Kuyakinlah sudah akan rasa dalam jiwaku..
Dan kupasrahkan sudah seluruh
rasa cinta ini kepadamu..
Sungguh aku mencintaimu.
.
Namun mengapa disaat aku sayang..
Segala pengorbananku engkau abaikan..
Disaat hatiku suka..
Disaat jiwaku percaya..
Dan mengapa di saat itu engkau ucapkan..
Selamat berpisah..
Sungguh aku tiada berdaya..

Aku terdiam..
Dalam kepingan hati yang berserakan..
Ingin rasanya aku menjerit..
Hingga terlepas semua rasa sakit..
Rasa yang membuat sluruh aliran
darahku bagai terhimpit..
Rasa yang membuatku bagai tiada percaya..
Namun ini nyata..

Kini deraiku bagai tiada arti..
Aku pasrah sudah akan kehendak illahi..
Mungkin memang cinta ini yang teramat suci..
Dan tidak harus memiliki..
Namun doa dan harapku moga engkau kembali..
Duhai kekasihku.

Bila memang engkau bukanlah takdirku..
Mengapakah kita harus bertemu..
Hingga disetiap tidur malam..
Wajahmu slalu terbayang..
Sungguh ini sangatlah..
-M E N Y A K I T K A N –
Hmmm…………………

Terjerat Kasih

Mengapa langkahku bagai tiada menentu..
Aku terjerat akan senyum yang telah membuatku rindu..
Aku terjerat akan pesona dara jelita..
Dan aku terbuai akan kata manis yang membuatku manja..
Sungguh aku merndukannya..

Duhai puspita hati..
Janganlah kau ragu akan ketulusan cintaku..
Walau jarak dan waktu tiada dapat membuat kita bertemu..
Namun yakinlah bahwa penantian ini tiada selamamya beku..
Pastilah akan tiba saatnya untuk kita bersatu..

Duahai dara impian..
Sungguh rasa hatiku untuk engkau seorang..
Semoga semua akan cepat menjadi kenyataan..
Ada segumpal rindu..
Ada beribu sayang..
Dan ada berjuta kebahagiaan yang akan segera kita dapatkan..

Maafka aku..
Yang tlah membuat rasa dihatimu menjadi tersiksa akan rindu..
Yakinlah bahwa hati dan jiwaku hanyalah untukmu..
Dan semua akanlah menjadi berpadu..

Sayangku tiada batas..
Rinduku tiada henti..
Ia mengalir bagai jernihnya air..
Ia membentang bagai hamparan lautan..
Dan ia slalu bersenandung dengan kidung..
– S A Y A N G –
Hmmm…………..

008 – Hasrat Di Hati

kan maksud di hatimu..
Tiada kata yang terucap..
Kau diam dalam kebisuan..
Hanya senyumu yang membuat
aku mengerti..
Akan gejolak rindu yang tersimpan dihati..
Marilah sayang dekatlah kepadaku..
Hilangkanlah keraguan dalam hatimu..
Mungkin rasa dihatiku juga telah engkau
mengerti..
Ada rasa yang slalu membuatku gelisah
sejak pandangan pertama..
Rasa yang tiada jua sirna..
Walau halmun malam datang menghadang..
Kini rasa dihati kita telah sama berpadu..
Terpaut janji setia untuk hidup dalam ikatan suci..
Bersama satu hati menggapai kehidupan baru..
Hidup bersama dalam lingkaran bunga bunga cinta..
Bila dua hati telah terangkai dalam satu kata cinta..
Niscaya kebahagiaan akanlah menjadi nyata..
Seperti janji kita..
Cinta kita..
Yang akan slalu abadi selamanya..

Bagai sepasang angsa yang berenang..
Yang melaju santai diatas birunya air danau..
Bercanda dan bersuka..
Dan tiada akan pernah..
– T E R P I S A H –
Hmmm………………

007-Kekasihku Berpulang

Masa remajaku terlewatlah sudah..
Bagai tiada kesan yang istimewa..
Begitu juga dirimu..
Seakan hambar dalam pandang mata..

Putih biru terletlah sudah..
Dan engkaupun bagai tiada berita..
Hidupku yang terikat erat..
Akan aturan yang mengikat..
Bagai tiada mampu melihat
terbitnya sang fajar yang menatap..

Dering bordering telephone berdering..
Tersipu aku kala datang sapa berucap merdu..
Kini barulah aku tahu..
Ternyata engkau yang telah kembali dari rantaumu..

Sekejap bertatap sejenak berpandang..
Kini kau datang hendak meminang..
Sungguh rasaku sangatlah bahagia..
Akan terbinanya buah cinta pertama..

Tidak ada noda tidak ada cela.
Engkau tiasa bicara akan penyakit yang mendera,,
Sangatlah indah mahligai yang terbina..
Namun aku sungguh sangatlah kecewa..
Kini engkau terkulai menahan sakit yang tidak tertahan..
Namun setitik senyum tetaplah kau berikan..

Sejenak kau menatap..
Sepintas kau terpejam..
Seakan ingin terlepas akan sakit yang membeban..
Kau pegang erat tanganku..
Kau dekap erat buah hatimu..
Sepatah kata yang kau ucap sayu..

Maafkan aku..
Yang mungkin tak mampu untuk
menemani sepanjang hidupmu..
Ragakku terkulai..
Jerit dan tangis bagai tidak terhiraukan..

Kini tunailah sudah perjalanan..
Saat terhenti detak nadi dalam genggaman..
Dan engkaupun tersenyum dalam paribaan..
Terpejam dalam tidur panjang..
Innalillahi wainna ilaihi rojiun.
Hmmm……………..

Jempol Dan kelingking

Mengapa kemarau tidak jua terhenti
Sedang hausku bagai tiada tertahan
lagi..
Engkau yang datang membawa setitik
air dalam kesejukan..
Namun ternyata hanyalah percikan
anggur yang memabukan..

Entah sejak kapan rasa ini hinggap
dalam relung jiwa..
Dan semua ini telah membuatku gila
Sungguh akutergoda akan pesona..
Dari rupamu yang sangat jelita..

Engkau yang datang dengan senyuman
Telah membuatku terpikat dan tiada
ingin terpisahkan..
Ada damai dikala bersama..
Dan Ada gundah disaat tiada jumpa.

Ada sayang kala dalam buaian..
Ada rindu saat kau jauh dariku..
Dan rasaku bagai tiada menentu
saatdalam kesendirian..
Beribu janji..
Berjuta harapan..
Seakan semerbak taman sari dalam
kehidupan..

Namun alangkah kelam nasibnya badan..
Disaat semua sayang tercurahkan..
Ada sekuntum bunga yang masih kau
simpan..
Bunga yang menghiasi hatimu..
Dengan aroma cinta menggelora..

Kini jalan mana yang harus. kutempuh..
Sedang untuk jauh darimu..
Sungguh akan membuat hatiku
menjadi rauh..

Kini nasibku bagaikan jempol dan
kelingking..
Yang terlihat mendekat namun tiada
dapat beriring..
Kini biarkanlah aku sendiri.
Dan maafkan bila sinaranku tiada
dapat menemanimu lagi.

Hatiku luluh..
Jiwaku rapuh..
Pandanganku kelam..
Sekelam nasibku yang kini
menghampiribadan..

Kini aku sendiri..
Berlalu pergi dengan membawa
deritahati..
Dan biarkan aku membentang tangan..
Di atas tebing yang tinggi menjulang.
Dan berpasrah akan nasibnya badan ..
Hmmm..
——–

Derita Sekeping Hati

Lelah rasanya aku meratap..
Namun nasib baik tidaklah jua
mendekat..
Mungkinkah ini balasan dari segala
dosa yang menutup hati..
Ataukah cobaan dari kurangnya
hambadalam beriman..

Aku ingin berlari..
Namun kakiku bagai tiada kuasa
untukberdiri..
Ku ingin berjalan..
Namun langkahku bagai tiada menapak..
Ingin rasanya aku menjerit..
Tapi dadaku terasa sakit..

Ya Allah…
Maafkanlah aku..
Berat rasanya cobaan yang menghampiri
Hinnga hatiku sangatlah terasa nyeri.

Ya Allh…
Ampunilah aku..
Dari segala dosa yang berselimut
dibadan..
Yang tak jua berlalu menghilang..
Bertahun sudah kulalui hidup dalam
rasa kepedihan..

Aku rindu akan cahayamu yang mampu
terangi seluruh alam..
Yang mampu memberi  senyum disetiap
insan..
Yang mampu melepas derita dari
hati yang terbeban..

Dengan kuasamu..
Dan dengan segala keagunganmu..
Aku bersimpuh dalam pengharapan..
Atau lepaskanlah jiwawaku dari
sekujur badan..
Hmmm…………….

Bungaku Layu

Mengapakah rasa di hatimu begitu
gundah…
Sedang sinaran itu bagai tiada
pernah berubah..
Adakah kabut hitam yang membuat
rasa di hatimu menjadi kelam..
Sehingga engkau berlaku begitu rupa..

Keindahan slalu sama kita rasa..
Dan janganlah semua itu kauanggap
hanyalah patamorgana..
Kenapa disaat tangkai melati
berbungaindah..
Kau remas kau campak dengan amarah..

Kini langkahku bagai tertutup kabut..
Entah kemana lagi langkah kaki
harusaku pijakan..
janganlah kau buat aku salah
memilihjalan..
Sedang tatap gelapku tiada jua
berlalu dari cobaan

Usahlah di tanya kemana aku harus
memilih..
Usahlah dirisaukan akan kesetiaan
dihati..
Walau kini aku mencari peruntungan
di tanah yang gersang..
Namun rasa sayangku hanyalah
untukmuseorang..

Hapuskanlah derai yang membasah..
Redupkanlah segala amarah..
Berpeganglah pada tangan kananku..
Dan tersenyumlah..
Aku akan slalu bersamamu..
Duhai melatiku..

Indah malam bertabur bintang..
Terjatuh satu dalam dekapan..
Usahlah ragu ataupun bimbang….
Hanyalah dirimu yang slalu menghias
dalam impian..
Indaaaaaah……..
Mesraaaaa………
Hmmm……………

Bukan Sekedar Mimpi

jatuhlah sudah derai yang membasah..
Akan kenangan yang tiada terlupa..
Kuhias namamu dalam sanubari..
Dan akan menjadi keabadian
di sepanjang liku hidupku..

Bersama dendang melody indah..
Yang telah menggetar dinding hati
dalam kebahagia..
Akan ku ukir rona rupamu dalam
bingkai kasihku yang suci..
Akan aku abadikan namamu
di dalam setiap langkah hidupku..
Dan maafkan aku yang tiada dapat
jauh darimu..

Beribu kata masihlah berkesan..
Berjuta sanjungn sangatlah aku rasakan..
Sunguh indah segala ucapan..
Sungguh merdu melody yang engkau
persembahkan..
Dan akupun terkulai..
akan hangatnya belaian yang datang
bersama semilir angin malam..

Walau hanya sepatah kata rindu..
Kasih sucimu akanlah slalu menghias ruang kalbu..
Tiada harta yang akan aku pinta..
Namun cinta yang murni sangatlah
membuatku bahagia..

Kini ikatlah rasa hatiku dalam 
lembah cintamu..
Biarkan rasa itu tertambat untuk
kenyejuk ruang kalbumu..
Bawalah aku kemana engkau mau
Karena aku tak dapat hidup tanpamu

Bawalah aku mengarungi samudra
kasih bersamamu..
Berlayar  menerjang mencapai mahligai..
Berpegang slalu pada hangatnya dekapan..
Dan terpejam dalam harumnya sentuhan..
Bibirmu..
Indah..
Mesra..

Aku ingin slalu bersamamu..
Saat ini dan slamanya..
Dan jangan kau berlalu dariku..
Karena aku bisa mati tantanu..
Dan aku tiasa kuasa menahan..
– R I N D U –

Bayang Menggoda

Sungguh aku tidak mengerti..
Mengapa engkau kini sangatlah
berarti..
Ingin rasanya aku berlari..
Namun bayang indahmu.
seakan tiada jua berlalu pergi..

Dingin sungguh hujan dimalam sepi.
menenggelam pejamku dikala sunyi..
Tada hangat yang aku rasakan..
Namun seuntai senyum.
Telah menghampiriku dikala pejam..

Sulit rasanya kuterima logika..
Disaat rantai derita mengikat raga
Dari runtuhnya tonggak usaha..
Engkau meyejuk hati bak angin
surga.
hingga hausku akan bahagia.
sejenak terobat sudah.

Duhai sayang.
Bawalah aku berlayar.
Menyusuri luasnya samudra impian.
Bawalah aku terbang.
Kedalam istana khayal.
arena cinta penuh kebahagia.

Bila aksara cinta.
telah bersambut dengan rasa sayang
Niscaya keindahan.
pastilah sama di rasakan..

Namun cukuplah.
engkau menjadi penghias tidur
malam.
Karena tiada mungkin aku menggapai
Putihnya cintamu.
dari tangkai yang telah..
– T E R G E N G G A M –
Hmmm——————-
———————–

001 – Berawal Senyuman.

Begitu banyak asa yang akan kita gapai, namun aku berharap kau mengerti akan apa yang terjadi, karena cinta itu bukan berarti harus memiliki, ia datang dan pergi bagaikan mimpi.

Mimpi yang berawal saat berpandang mata dan berbalas senyum, mimpi untuk menggapai impian menjadi kenyataan, mimpi yang membuat rasa dalam jiwaku slalu berdebar, mimpi yang menjadikan rasa dihati penuh keindahan.

Kuakui berulang kali rasa cinta itu hadir dalam hatiku, tetapi cinta sejatiku hanya sekali dalam kehidupanku, walau akhirnya takdir itu memisahkan, namun dihatiku akan tetap ada satu cinta yang berawal dari senyuman.

Maka simpanlah semua cerita tentang cinta kita, karena hanya kamu yang banyak tahu tentang siapa aku, dan biarlah menjadi sejarah manis yang tidak akan terlupakan, hingga slamanya kisah ini akan menjadi keabadian.

Usahlah meratap kisah cinta nan suci, karena semua tidak akan berulang lagi, karena akan kubawa slalu rasa cintamu dan aku rangkai indah dalam jiwaku, dan selamanya akupun akan slalu
– M E N Y A Y A N G I M U –