Category Archives: Uncategorized

CINTA SUCI PENJELAJAH BAHARI

Cinta Suci Penjelajah Bahari ——————————— Ketika kapal bersandar telah lepas tali pengekang, kulihat seraut wajah polos yang gemulai telah tergurat kesedihan, sehingga pancaran kasih seketika mengerut ngeri, manakala lentik jemari melambai bersambut cerobong asap menjerit selamat tinggal. Kubentang layar bukanlah karena ingin terbang, namun abdiku sebagai anak negeri kurela pergi asalkan sejengkal bahari tiada tercurangi, […]

Continue reading →

NERACA CINTAKU

Mungkinkah musim semiku telah berganti, hingga indah cintamu tiada kurasa lagi, tiadakah engkau mengerti akan rahasia dihati, yang slalu menyimpan sayang untukmu duhai kekasih. Kau biarkan syimponi rindu mengalun indah dalam jiwaku, kau biarkan senandung cinta menggelora di dalam dada, namun mengapa engkau berlalu dengan tiada hirau akan perasaanku. Aku memang tiada seindah permata yang […]

Continue reading →

BUAH DARI CINTAKU

Tiada hasratku untuk merantai, akan kebebasan yang engkau inginkan. Bukan pula membatasi dirimu untuk berkawan, karena masa muda bukanlah hanya untuk mencari senang, yang hanya berfoya dan tertawa sampai tiba ujung malam. Busungkan dadamu, hingga bila ada badai yang menerpa, engkau tiada terhanyut dalam derita. Teguhkan imanmu, hingga langit yang engkau pijak, tiada membuatmu melayang […]

Continue reading →

HARUSKAH AKU MEMBENCIMU

Megapa kecewa teruslah menghampiri?, hingga hujan airmata tiada dapat terhindari, engkau yang begitu aku sayangi, namun kini éngkau semakin menjauh untukku mengerti. Engkau yang kupuja, yang tiada batasku memberi cinta, kini telah tega membuatku hidupku merana, engkau tinggalkan aku, engkau hempaskan cintaku, dengan tiada pernah kutau apa salahku. Kucoba bertahan dalam penantian yang tiada kepastian, […]

Continue reading →

CINTAKU TERBAKAR DIDERASNYA HUJAN KERINDUAN

Ketika perasaan sayang, telah berayun dibeningnya ingatan, dari kenangan masa lalu yang masih disini, manakala engkau membawaku ketaman indah untuk bermesra diharumnya kelopak bunga, hingga datang tepukan sayap dari binatang malam yang mengusik lamunan, dan seketika sirna bersama datangnya senyum sang fajar. Sehelai daun kerinduan telah melayang jatuh dipangkuan, melepas terik dan mengikis rindang kedukaan, […]

Continue reading →

CINTAKU TIADA BERSULANG DALAM KEGELAPAN

CINTAKU TIADA BERSULANG DALAM KEGELAPAN Ketika serunai malam mendesau, mantramu mengalir dihembusan angin, menggetar jiwa yang terpasung dilembah nestapa, menghangus cinta dari masa indah yang berakhir seketika. Entah wajah siapa?, yang telah memalingkan hatimu, sehingga engkau begitu percaya akan pemungkir yang berucap janji, sedang cintaku disini masihlah kokoh berdiri. Haruskah kuremas matahari, hingga engkau mengerti […]

Continue reading →

AKSARA CINTAMU

Aksara Cintamu Tiada pernah terbayangkan olehku, akan jalan cintaku yang berdebu, yang terlalu gersang untuk rasakan, yang terlalu pedih untuk diratapi. Engkau yang datang sebagai Pelangi, yang slalu mewarnai tidurku dengan indahnya mimpi, yang membuat aku tersenyum dikala menatap fajar pagi, dan membuat suramku menjadi berseri. Namun kini keluhku tiada engkau dengar, ratapku tiada engkau hirau, hanya […]

Continue reading →

KUKIRA ENGKAU SETIA

KUKIRA ENGKAU SETIA Ketika dibelantara kota hatiku sepi, aku tersesat dan tertatih pada jalan yang tiada asing kulalui, manakala jiwaku perlahan pergi, menanti dan mencari, akan cintamu yang tiada lagi menepi. Tiada pernah terlintas dalam benakku, engkau akan memperdaya cintaku, karena semula kukira, hanya aku yang dapat membuatmu tersenyum, namun nyatanya, hanya gumpalan sendu yang […]

Continue reading →

MELATI YANG TIADA BERSERI

Ketika perahu yang setambang dalam eretan, telah menjadi pecah sebelum ketepian. Sehingga laksana burung2 yang hijrah dikala petang, hatiku melayang mencari singgahan, dari putihnya cintaku yang kini engkau hitamkan. Semula kusangka cintamu seharum melati, namun ternyata hanya aroma pedih yang meracun hati. Sehingga aku tiada menyadari, bahwa mutiara kasihmu, hanyalah butiran debu yang kotor dan […]

Continue reading →

TITIAN RINDU BINTANG HATIKU

Ketika napas rindu telah mengharum istana qholbu, hanya naluri yang bergejolak dikancah hati, dari sebuah harapan yang terkunci, untuk sama bahagia dalam meniti tangga kasih. Kusebut namamu disetiap bait do’aku. Kurenung parasmu disetiap jengkal helaan napasku, dan kudekap rindumu dari setiap hentakan aliran darah dalam urat nadiku, karena telah kudengar suara, yang menggema mesra direlung […]

Continue reading →