NERACA CINTAKU

Mungkinkah musim semiku telah berganti, hingga indah
cintamu tiada kurasa lagi, tiadakah engkau mengerti
akan rahasia dihati, yang slalu menyimpan sayang untukmu
duhai kekasih.

Kau biarkan syimponi rindu mengalun indah dalam jiwaku,
kau biarkan senandung cinta menggelora di dalam dada,
namun mengapa engkau berlalu dengan tiada hirau akan
perasaanku.

Aku memang tiada seindah permata yang dapat menerang
hatimu dikala gulita, namun jangan kau benamkan aku
kedalam lautan asmara, hingga tiada dapat menemanimu
berdayung sampan kepulau bahagia.

Janganlah slalu memperdaya hati, karena tanpamu langit
hatiku menjadi sepi. Janganlah slalu menguji cinta, karena
akupun ingin bahagia, untuk menjadi abdimu dalam mahligai
indah.

Kini malamku sepi, hanya canda tawamu yang bermain ujung
dimata, hanya senyum manismu yang menari di istana mimpi,
mungkinkah cinta ini akan menjawab do,a, hingga neraca cinta
dapat melangkah ke tahta
– B A H A G I A –

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *