Cintaku Terdampar Ditelaga Kesunyian

PondokAren-20170204-00028ColorSplasher
Ketika cinta tiada lagi seirama..
Langitku temaram.
Tersiram badai kabut yang pekat
menghitam.
Hanya debu debu kenangan dari cinta
yang usang..
Yang masih mengambang dilangit senja
ke emasan..

Malamku sepi tiada mendesah..
Keluhku menggema ratapku
mengangkasa..
Aku telah lesu oleh siksamu..
Laksana berjalan dikaki telanjang.
Pertarungan bathinku terhenti..
Pada jalan cintamu yang berduri.

Namun kerinduan.
Yang berpangku ditangan rembulan.
Telah membuat lisanku tiada bermalu..
Untuk slalu berkata sayang..
Hingga bagai algojo yang haus akan
penggalan..
Hatiku menggelepar dan luluh..
Terbuai oleh dahsyatnya pesona
cintamu..

Aku tiada peduli..
seindah apapun purnama yang engkau
janjikan..
Karena semua sudah berlalu..
Seperti juga cintamu..
Yang perlahan jauh melupakanku.

Duhai sayang.
Hatiku tiada terlalu kuat..
Untuk menerima hukuman.
Atas cinta yang engkau berikan.
Djiwaku terlalu ringkih..
Tertunduk dan membungkuk..
Terhantam cambuk kedustaan..
Dari rasa sayang yang engkau abaikan.

Entah haruskah aku bertahan..
Sedang hatiku…
Kian terdampar ditelaga kesunyian..
Ataulah aku berlalu..
Sedang untuk melupakanmu..
Bagai melepas nyawa dari tubuhku..

Hingga bagai daun yang lepas dari
tangkai.
Cintaku melayang.
Jauh terhempas badai kedustaan..
Dan menjadi tiada berharga .
Ketika berserak.
Diantara puing puing kehancuran..

Duhai sayang..
Engkaulah cinta terindah..
Yang aku pinta dari berlembar do,a
Engkaulah malaikat hati..
Penuntun digelapku dalam mengejar
mimpi..

Ya allah.
Sempurnakanlah impianku..
Janganlah kau biarkan kuntumku.
Gugur dan terjatuh sebelum waktu.
Hingga harum yang mengembang..
Tiada akan bermadu dalam..
– K E P E D I H A N –
Hmmm—————-

Tinggalkan Balasan