Runtuhnya Peron Kesetiaan

1481985433826

Entah sampai kapan aku begini..
Bersandar kasih..
Pada dermaga cinta yang pedih..
Sedangkan istana langit yang engkau
janjikan..
Hanyalah mimpi manis digelapnya malam.

Bila bukan karena restu tuhan..
Tiadalah mungkin.
cintaku datang dengan keharuman..
Karena sesungguhnya..
Cintaku laksana birunya langit..
Yang tiada pernah luntur termakan waktu..

Cintaku begitu mulia.
Hingga aku tiada dapat berpaling..
Walaupun surga.
akan menjadi pembanding.
Karena cinta untukmu bukanlah singgahan.
Dari kerisauan hatiku..
Yang bersandar pada peron kerinduan.

Namun mengapa?.
Disaat kerinduan berbuah manis dengan rasa
sayang..
Cintaku.
kau balas dengan kebohongan.
Sayangku.
kau nodai dengan kecurangan.

Tiada hasratku untuk melarang..
Akan kebebasan yang engkau inginkan..
Tiada mauku untuk melukai..
Akan perasaan hati yang aku sayangi.
Namun janganlah kau gores wajah kesetiaan
Dengan sayatan dusta yang menyakitkan.

Begitu dahsyatkah sihir matahari.
Hingga keindahan rembulan..
Hanya kau pandang sebagai kepingan
kedukaan.
Sedang debunya surga yang menggunung.
Kau jadikan tempat yang indah..
Untuk cintamu bernaung..

Duhai sayang.
Terkuncikah semua panca indra..
Hingga hati dan pikiran.
Telah membuatmu dalam kebodohan.
Hingga dunia cinta yang indah.
Kini hanya menjadi bara neraka..
Yang membakar dan menghangus
Keutuhan cinta kita..

Harus aku akui..
Bahwa siapapun tiada dapat menahan..
Akan kehendak..
Yang sudah digariskan oleh tuhan..
Hingga aku yang terlahir untuk cintamu
Namun aku tiada berdaya.
Dikala engkau melepas genggaman cintaku..

Duhai sayang..
Kini biarlah aku berjalan perlahan..
Dari pada berlari mengikuti arah cintamu..
Namun aku tersesat jalan..
Dan haruskah peron kesetiaan..
Akan menjadi tumbang..
Bila hanya ratapan panjang..
Yang slalu aku..
– R A S A K A N –
Hmmm————

Tinggalkan Balasan