Ketika Cinta Harus Memilih

pamulang-20161022-00230color%20splasher

Tiada kusangka engkau datang..
Disaat hatiku..
telah terantai oleh balutan sayang..
Sedang waktu yang panjang..
Hanya gumpalan sendu..
Yang engkau berikan dalam penantian..

Begitu tinggi menara cinta..
Begitu lebar bentangan sayang..
Namun mengapa..
Putihnya cintaku engkau abaikan.
Hingga bagai pesawat lepas landasan..
Gemuruh hatiku tiada tertahan..
Dan aku terombang ambing..
Pada tebalnya kabut kesetiaan..

Dihadapanmu..
mungkin aku hanya butiran debu..
Yang tiada pantas.
Untuk bersanding dengan cintamu..
Namun jauh dalam palung hatiku..
Dan jauh sebelum cintaku tepaut
padamu.
Perasaan sayangku telah berlayar..
Diatas samudra senyummu yang
menawan..

Hingga begitu banyak waktuku yang
terbuang.
Hanya untuk membayangkan dirimu
seorang..
Karena hatiku.
Telah melewati batas kagum terhadapmu.
Karena cintaku..
Telah terjanjur jatuh dalam dekapan
sayangmu..

Entah masih dapatkah aku menyulam..
Akan benang rindu yang telah kusam.
Sedangkan istana bulan yang aku impikan.
Kini telah runtuh, hancur dan tumbang.
Hingga hanya puing puing ke elokan..
dari indahnya mimpi dan pengharapan.
Yang masih mengambang dalam ingatan.

Duhai sayang..
Maafkan aku..
Yang harus mengubur mimpi bersama
indahmu..
Dan cobalah untuk mengerti tentangku.
Yang kini menjadi rapuh akan cintamu..

Kini..
Lepaskanlah cadar kepalsuan..
Dari cintamu..
Yang menjadikan aku hanya singgahan.
Dan biarkanlah..
Aku membuka lembaran baru.
Walau tiada seindah cinta untukmu..

Karena cukuplah sudah..
Hatiku engkau buat kecewa.
Dan maafkan..
Bila gerbang cinta untukmu..
Kini tiada tiada lagi ..
– T E R B U K A –
Hmmm———–

Tinggalkan Balasan