Topeng Kepalsuan

pondok%20aren-20161016-00183color%20splasher
Ketika asmara telah menjadi neraka
Membakar sayang hangus terbuang..
Hanya bongkahan derita yang berpusara.
Yang terkubur perlahan..
Bersama runtuhnya dinding kebahagiaan.

Entah sanggupkah aku menahan.:.
Akan buminya kasih..
yang begitu kuat mengguncang hati.
Akan langitnya sayang..
Yang redup perlahan terhalang
topeng kebohongan..

Hingga bagai..
gunung batu yang pecah dan terbelah.
Hatiku hancur poranda..
Djiwaku karam binasa..
Hanya tangkai rindu yang berdiri layu.
Terhimpit batu pada hatimu yang membeku..

Inikah jawaban..
Dari cinta yang dulu engkau agungkan..
Inikah balasan..
Dari panji panji sayang..
Yang dulu berkibar membentang
bagai sayap elang..
Yang membuat kerasnya gunung es
dalam hatiku..
Menjadi luluh dan mengalir tetesan rindu..

Namun mengapa kini..
Engkau bagai tiada punya hati..
Engkau bersembunyi..
dibalik indahnya lembaran janji..
Hingga dengan tiada naluri..
engkau tega membagi kasih..
Dengan tiada menimbang rasa..
Kau nodai putihnya cintaku dengan.
– D U S T A –
Hmmm————
—————–

Tinggalkan Balasan