Beningnya Telaga Cinta Bunda

Duhai Bunda?.. Tiada sesal aku terlahir, walau laju hidupku harus terlunta ditanah yang kering, karena payung sayangmu tiada henti meneduhku, dari derasnya hujan duka yang melanda didalam jiwa. Rasanya tiada mampu aku ungkapkan, akan sejuknya muara kasih, yang tiada henti engkau alirkan, hingga lembah tandus dalam djiwa menjadi subur, tersemai lembayung do,a darimu duhai Ibunda. … Lanjutkan membaca Beningnya Telaga Cinta Bunda