Kilau Permata Ditengah Samudra

Edisi Hari Anak Nasional
——————
Ciputat-20160706-00198Color%20Splasher

Ketika kulihat rembulan..
Dengan perlahan..
berjalan menyusuri rimba malam..
Ada senyum..
Yang tiada dapat aku tepis dari
Pandangan.
Akan dirimu..
Yang telah lama terpisahkan..

Engkaulah buah hatiku..
Cahaya surya..
dari teriknya jejak siangku..
Engkaulah permata dalam jiwaku..
Yang berkilau bagai purnama..
dari lelapnya tidur malamku..
Hingga disetiap detak nadiku..
Mengalir do,a yang untuk bahagiamu..

Duhai buah hatiku..
Bukan tiada sayang..
Genggaman tangan harus terlepaskan
Bukan tiada cinta..
Jejak kita harus sama jauh kelana.
Namun karena jalan lirih..
Dari romantika asmara yang pedih..
Hingga antara kita..
Menjadi terpisah dan tiada seatap lagi..

Bagai kapal tanpa sekoci..
Hatiku nelangsa dilautan pedih..
Bagai nada tiada symponi.
Djiwaku tercabik..
Akan senandung lirih yang menyayat
hati..
Dan bagai hilang penyangga..
Ragaku luluh bersimpuh ..
Dan berharap sang penguasa semesta
Akanlah segera menjawab do,a..

Duhai buah hatiku..
Aku rindu..
Akan canda dari manjamu..
Aku sayang..
dengan tiada batas kata yang dapat
aku uraikan…
Dan aku cinta..
Walau derasnya harapan..
Seakan menjadi fatamorgana untuk
kita dipersatukan…

Duhai Buah hatiku..
Rinduku tanpa batas.
Sayangku tiada henti..
Semua mengalir deras dari puncak
kasih..
Dan cinta ini..
Tiada akan pernah memudar..
Walau napas ini menjadi terhenti..

Duhai buah hatiku..
Biarpun bentang lautan..
telah jauh dari pandangan..
Biarpun berpuluh gunung..
telah banyak terlampau..
Namun cinta dan sayang..
Tiada akan pernah pupus dan
terpenggal…
SampI laju hidupku terhenti..
Dan menyatu dengan alam..

Namun aku yakin dan percaya..
Bahwa do,a dan kekuatan cinta..
Akanlah slalu bertahta bagai mahkota..
Hingga semua gundah..
yang bergejolak di dalam dada..
Akanlah kembali menyemai bahagia..
Untuk kita kembali bersama..
– L A G I –

Tinggalkan Balasan