Serpihan Pilu Dari Noda Cintamu

IMG-20160614-00159Color%20Splasher

Sudahlah lama kupendam kecewa..
Akan dirimu yang aku cinta..
Namun mengapa..
Pintu hatimu tiada jua terbuka..
Hingga tiada mendengar jeritan hatiku..
Yang kini terluka.

Haruskah kupergi..
dengan tiada bersapa lagi..
Agar engkau mengerti..
Akan hatiku yang terbalut pedih..
Sedang diamku..
Bukanlah sebongkah gunung salju.
Yang dapat bertahan..
Dari kerasnya badai pilu..

Hatimu adalah surgaku..
Tempatku bermanja dalam buaian asmara..
Jiwamu adalah teduhku..
Tempatku bersandar bernaung rindu.
Namun mengapa kini..
Istana cinta menjadi neraka
Dikala seatap..
Tiada hati menjadi sejiwa.

Bukan aku tiada percaya akan sumpah..
Bukan aku tiada mengerti akan janji..
Namun salah berulang..
Tiadalah dapat aku maafkan..
Hingga bersabar hati..
Semakin menenggelamku kelautan
pedih..

Bagai air jernih mengalir ditelaga
Engkau mengecap mesra dengan
rayuan buaya..
Hingga tiada puas..
engkau menebar pesona..
Dengan tiada menghirau..
Akan pilu yang aku rasa…

Kini biarlah aku pergi..
Dengan membawa luka hati yang pedih..
Dengan menggenggam segumpal kisah
Dari indahnya cinta..
Yang kini telah menjadi ternoda..

Bukan karena tiada sayang..
Dirimu aku tinggalkan..
Bulan karena hilang cinta..
Langkah kakiku kembara..
Namun engkau telah membenamku..
Kedalam lautan kecewa..
Hingga indahnya rajutan cinta..
Kini harus..
– T E R P I S A H –

Tinggalkan Balasan