Harumnya Napas Cinta

Haruskah aku menangis..
Dikala indahmu bukan lagi untukku..
Haruskah aku menjerit..
Dikala cahayamu tiada lagi
menghangatkanku..

Masihlah kudengar suaramu..
Menggema memanggil namaku..
Hingga aku melamun melayang jauh..
Terkenang disaat kita bersama
Berlenggok dan bersenandung lagu
sayang..

Harum sungguh napas cinta.
Bagai melati putih diterpa mentari..
Indah sungguh lukisan sayang.
Hingga aku percaya disetiap ucapan..

Kau berikan sayang..
Kau dendangkan rindu..
Dan kau bukakan pintu cinta untukku..
Hingga jiwaku terhanyut dan tenggelam
Dan tiada ingin terpisahkan..

Bila kata cinta dapatlah aku tuliskan
Niscaya tiadalah cukup air laut
untuk kujadikan tinta..
Bila kata rindu dapatlah kijilidkan..
Niscaya tiadalah cukup lembaran
daun daun untuk aku jadikan buku..

Karena cinta sangatlah agung bagiku..
Begitu besar harapku..
Begitu suci cintaku..
Namun mengapa masih juga ragu..

Haruskah kita berpisah..
Sedang tanpamu hidupku tiada guna..
Ataukah aku melepas nyawa dari raga..
Hingga hilang sakit yang menyesak..
– D A D A –
Hmmm——-

2 Responses so far.

  1. high heel achilles mengatakan:

    Hmm it looks like your website ate my first comment (it
    was extremely long) so I guess I’ll just sum it up what I submitted and say, I’m thoroughly
    enjoying your blog. I too am an aspiring blog writer but I’m still new to everything.
    Do you have any recommendations for newbie blog writers?
    I’d really appreciate it.

Tinggalkan Balasan