Janganlah Membuatku Menangis

Ketika rindu telah terabaikan..
Ketika perasaan sayang telah
terbuang..
Lalu engkau datang kembali.
Mengusik lelapku..
Yang telah mengubur mimpi..
Akan dirimu yang melupa janji..

Mungkin cintaku ini tiada arti.
Karena dihatimu aku hanyalah
butirandebu yang mengotori pori..
Hingga ketulusan cinta yang aku
miliki..
Seakan tiada pantas untuk seirama
dalam menapak mahligai nan suci..

Bukan tiada goda aku melangkah..
Dan bukan pula tiada hati..
yang pernah singgah dan menepi..
Namun kepahitan yang pernah aku
terima..
Bagai slalu bertahta didalam dada..
Dan sungguh aku tiada ingin
kembaliterluka..

Namun mengapa kini kau datang..
Untuk memupuk kisah yang kusam..
Hingga hatiku bimbang..
Entah aku harus berpaling..
Ataukah membentang tangan..
Walau getar hatiku masihlah
menyimpansayang..

Bagai kuntum bunga yang bermeka
ditanah gersang.
Yang tersiram embun dikala pagi
menjelang..
Hatiku bimbang..
Ragaku gemetar..
Disaat tanganmu kembali berpegang.
Dan engkau berbisik mesra dengan
berkata sayang..

Janganlah terus menyakiti..
Karena akupun punya hati..
Namun ketahuilah bahwa cinta
sucikuhanyalah sekali..
Dan tiada akan pernah berganti..
Yaitu itu untukmu..
Yang slalu aku..
– R I N D U –
Hmmm———

Tinggalkan Balasan