Cahaya Cinta Kita

Kubiarkan angin malam merejam rasa
Kubiarkan bara api kerinduan
membakarjiwa..
Walau disetiap putaran waku..
Tiada sekejappun sirna akan bayangmu.
Yang mengoyak dada karena rindu..

Kini hidupku bagai patung batu..
Yang hanya bisa terdiam menatap
manisnya senyumu..
Hingga bagai tersadar aku dari
mimpi..
Bahwa kehadiranmu sangatlah berarti.
Dan itu tiada aku pungkiri..

Bukan aku tiada mengerti..
Akan sikapmu yang rindu kasih..
Namun aku tiada ingin tergores
sakitkedua kali..
Dari jalinan cinta yang pernah
terjadi..
Dari kandasnya cinta pertama yang
bertabur mimpi..

Kini lupakanlah sorak yang menggema..
Dari indahnya cinta dipentas
panggungsandiwara.
Dan lupakanlah desiran angin laut
dikala senja..
Dari riangnya camar yang
bersenandunglagu cinta..
Dari indahnya cinta yang tiada
sempurna..

Maafkan aku..
Yang tiada ingin menjadi racun..
Dari manisnya danau madu mahligai
yang kau rengkuh..
Namun izinkanlah aku..
Untuk menatap cahayamu..
Walau gemerlapnya langit mimpi.
Cinta kita..
Tiada mungkini lagi
.- B E R C A H A Y A –
Hmmm——————

Tinggalkan Balasan