Bagai Cermin Yang Retak

Jauhlah sudah aku berlayar, melintas pulau juga lautan, dengan menahan sakit akan penghianatan, dari lemahku yang kian engkau sia siakan. Terdiam aku menatap rembulan, yang begitu indah mengiring lajunya kapal, hingga sejenak anganku menjauh terbang, teringat akan manisnya janjimu dikala kita masihlah berpacaran. Indah sungguh rupamu. Manislah sungguh senyummu, hingga singgahnya cintamu, seakan membawa butiran … Lanjutkan membaca Bagai Cermin Yang Retak