Elegi Cinta Cosla

Sungguhlah indah masa remaja..
Dikala putih abu abu merangkai
berjuta kisah..
Dari cintamu..
Juga sayangku..
Yang kini terhempas terkikis
putaranwaktu..

Tiada lelah kakiku berpijak..
Dari lereng gunung mencapai puncak.
Berpegang tangan dalam canda..
Berkejaran sambil tertawa..
Dan berjatuh dalam dekapan mesra…

Bermekar sudah sekuntum bunga..
Menghias rambut sidara jelita..
Bilakah cinta harus berkorban jiwa
Niscaya kurelakan raga terhantam
gada..
Asalkan dirimu menjadi milikku
selamanya..

Cosla.
Lihatlah mentari senja diujung
sana.
Tenggelam hilang termakan pucuk
cemara..
Namun yakinlah..
Bahwa cinta putihku ini..
Tiada akan pernah terhenti..
Walau berjuta musim semi akanlah
berganti..

Ku ukir namamu didinding hatiku..
Ku lukis rupamu dilangit anganku..
Yang akan slalu ada purnama..
Untuk enghiasi cinta kita..

Ku ukir namamu dalamsanubariku..
Kuhias dan kurangkai indah dalam
noktah asmara..
Hingga tiada guratan yang melukai
kisah..
Dari cinta kita yang terlalu indah

Cosla…
Janganlah engkau sesalkan..
Bila putih abu abu melepas semua
harapan..
Biarlah alam berduka..
Biarlah sang mega menitikkan air
mata..

Namun tiada kuingin..
melati cintaku menjadi layu..
Menghilang harum dari lembah..
– H A T I K U –

Tinggalkan Balasan