Mengapa Kau Dusta

Lama sudah kudengar cerita..
Akan cintamu yang tiada setia.
Namun haruskah aku percaya..
Sedang dustamu tiada kulihat nyata

Bagai berterik aku ditanah gersang
Dengan tiada hirau cahaya panas
yang membakar..
Hatiku sakit..
Jiwaku menjerit..
Dikala cinta yang suci..
Harus terbayar hati yang pedih..

Begitu mesra kata kudengar..
Begitu manis ucapan sayang..
Namun mengapa kau benam rasaku
dalam penderitaan..
Dengan berbagi hati kelain orang..

Begitu besar cintaku..
Untuk menjadi abdi setiamu..
Begitu besar harapan..
Hingga tiada kudengar segala
ocehan..
Namun mengapa sayangku engkau
abaikan..
Hingga puing puing kehancuran yang
aku dapatkan..

Kau jerat cintaku..
Kau ikat sayangku..
Hingga aku begitu percaya akan
janji manismu..
Yang terlalu indah untuk dilukiskan.
Yang terlalu sempurna untuk di
impikan..
Hingga aku bagai tiada percaya..
Bahwa cintamu hanyalah bermanis
dibibir..
– S A J A –
Hmmm——-
———-

2 Responses so far.

  1. foot specialist mengatakan:

    Hello, constantly i used to check weblog posts here early in the morning, as i
    like to learn more and more.

Tinggalkan Balasan