NAMAKU INTAN

Kutatap sudah rona rupa yang istimewa, yang terpampang indah dibingkai kaca, yang gagah perkasa laksana BIMA, yang kini tiada lagi berita, yang entah ada atau mungkin sudah tiada, hanya ratap dan do’a berharap kita kembali bersama. Tiada Intan sesalkan, bila Intan yang tumbuh besar dari kelembutan tangan, kiranya harus menjadi¬†kekar karena keadaan, yang tiada mengenal … Lanjutkan membaca NAMAKU INTAN