Namaku Intan

Kutatap sudah rona rupa nan istimewa…. yang gagah perkasa laksana BIMA.. Yang kini tiada lagi berita.. Entah ada.. Mungkin juga tiada… Hanya ratap dan do’a.. Berharap kita kembali bersama. Intan yang tumbuh besar.. Dari kelembutan tangan.. yang menjadi¬†kekar karena keadaan.. Yang tiada mengenal pagi ataupun malam.. Tertatih melangkah hari. Merintih dikala sepi.. Dan berharap hadirmu … Lanjutkan membaca Namaku Intan