Haruskah Aku Percaya

Ketika engkau menggoda..
Bagai tiada ingin aku untuk
berjumpamuka..
Karena getar dihati bagai tiada
rasa..
Untuk seirama dalam asmara..

Namun mengapa disaat lama tiada
bersua..
Getaran rindu mulai terasa..
Engkau begitu berarti..
Hingga disetiap detaknya nadi..
Aliran darahku seakan slalu
bertasbih..
Akan dirimu..
Yang kini slalu aku rindu..

Tetapi entah mengapa?..
Disaat benci menjadi suka..
Disaat goda berbalas cinta..
Engkau tiada lagi hirau akan asmara..
Yang pernah terjalin sangatlah indah.

Haruskah aku percaya kata setia..
Akan merpati yang kini slalu
membentang sayapnya..
Ataukah aku berpasrah dari segala
cerita..
Akan cintamu yang hanya sandiwara..

Bila aku memang bukanlah pilihan..
Mengapa dulu kau katakan berjuta
sayang..
Tiada cukupkah satu bunga untuk
kau genggam..
Hingga kau katakan cinta..
Pada setiap kuntum bunga yang
bermekar..

Haruskah aku percaya..
Sedang cintamu bukan hanya untukku..
– S A J A –
Hmmm…………………
——————

Tinggalkan Balasan