Tersenyum Dalam Keabadian

Dikala hari mulai gelap.. 
Napas mentaripun perlahan berangsut
surut dan menyusut..
Tiada lagi sinaran yang menyilau..
Tiada tangis yang menghantar
kepergian..
Hanya hening yang mengubur semua
kenangan..

Entah hari ini..
Entah lusa..
Pastilah kita tiada akan bersama..
Karena hidup ini slalu rahasia..
Dan kitapun akanlah sama binasa..

Kurengguk sudah..
rasa manis dikala senyum menyapa..
Kutelan sudah..
rasa pahit dikala cobaan menerpa..
Namun satu cinta tiadalah akan punah.
Yaitu cintamu..
Cinta kita..
Yang kini slalu terjalin mesra…

Ku ingin selamanya bersama..
Mengecap manis dari indahnya cinta
Yang bukanlah sekedar mimpi..
Yang akan hilang dikala kita
terjaga..

Namun cinta yang sejati..
Yang akan terjalin indah..
Sampai kita bersama mengcapai
surgawi..

Tiada kusesal..
bila saat ini napas terhenti..
Tiada kuhirau..
bila tiada lagi menatap pagi..
Karena hangatnya cintamu.
telah menyejukan jiwaku..
Karena setiamu..
telah menjawab akan keraguanku..
Dan aku slalu tersenyum bahagia..
Walau mata ini harus terpejam..
– S E L A M A N Y A –
Hmmm……………….
—————–

Tinggalkan Balasan