API CINTA BARA NERAKA

Dikala dingin telah mendekap malam, berbutir rinduku bagai bertebaran, mencari dan menanti, akan dirimu akan cintamu yang kini berangsur pergi.

Sepotong rembulan terlihat samar diantara dahan, berjalan perlahan menatap hening dalam kesendirian, namun indah tiada lagi aku rasakan, dikala engkau tiada lagi berucap sayang.

Bila bukan karena sayang, tiadalah mungkin aku bertahan dalam kesendirian, karena dalam hatiku hanyalah ada satu cinta, yaitu hanya untukmu dan hanya ada satu sayang yang kini telah ada dalam genggamanmu.

Namun mengapa disaat kisah asmara telah menggelora, lalu kau jatuhkan aku kelembah derita, mengapakah dulu kau janjikan istana surga bila akhirnya kau hempaskan aku kedalam bara neraka, sungguh aku tersiksa.

Kini barulah aku mengerti akan cintamu yang separuh hati, engkau khianati aku, engkau gores luka dalam hatiku, dan kau biarkan bunga lain bermekar dalam hatimu, dengan tiada pernah hirau akan perasaanku, yang slalu menanti kabar baik darimu, sedang cinta dalam hatimu bukanlah lagi
– U N T U K K U –

Tinggalkan Balasan