Bilakah Kisah Lama Bersemi Kembali

Hidup bersamamu memanglah impian..
Dan kebahagiaan itu sangatlah aku
rasakan..
Aku begitu kau manja..
Aku begitu kau puja..
Hingga hidupku berkah akan limpahan
kasih dn sayangmu..
Sungguh aku mencintaimu duhai
pujaanku..

Bukan karena usia yang jauh berbeda..
Bukan pula karena keindahan akan rupa
yang aku punya..
Namun karena rasa cintalah.
yang akhirnya membuatku tak berdaya..
Hatiku runtuh..
Djiwaku rapuh..

Aku terkulai akan persembahan cinta
yang teramat besar..
Aku tersiksa.
akan cintamu yang begitu menggelora..
Sungguh aku menderita..
Akan persembahan cinta.
yang sangat menyesakan dada..
Maafkan aku..

Apakah aku harus membisu.
diantara teman yang menyapaku?..
Apakah aku harus terdiam.
diantara teman yang mengucap salam?
Sungguh hatiku menangis.
diantara berjuta sayang yang kau
berikan..
Sungguh hatiku menjerit.
dari kecemburuan yang tiada beralasan

Maafkan aku.
yang kini semakin tak mengerti akan
maksud dihatimu…
Djiwaku terpasung..
Ragaku terkurung..
Aku ingin bahagia..
Seperti sayap merpati yang melayang
dengan bebasnya..
Aku ingin cinta..
Dengan tanpa cemburu yang tiada
bermakna..

Namun kini aku tiada berdaya..
Dikala dawai rindu menggetarkan
relung djiwa yg hampa..
Yang mampu membuat layunya bunga
menjadi indah….
Yang mampu membuat lentera djiwa
menjadi menyala..
Yang mampu membuatku geliasah
Dikala malam menyapa..
Dan aku bahagia..

Yang bukan darimu..
Namun dari djiwa yang kini hampa..
Yang terhempas dari kandasnya cinta..
– P E R T A M A –
Hmmm………………

Tinggalkan Balasan