Ratapan Si Kecil

Tiadakah engkah ingin pulang..
Sedang rindunya sikecil.
bagai tiada tertahankan..
Lupakanlah saja segala pertikaian.
Hingga awan hitam tiada lagi
berselimut dibadan..

Bila ada kata yang bersimpang
dengan keinginan hati..
usahlah berlarut menjadi benci..
Karena disetiap lingkaran dalam
mahligai..
Pastilah slalu ada kata yang tiada
sepaham..

Bila ingin bersampan arungi lautan
Janganlah takut bila badai
menerjang.
Karena disetiap mahligai..
Pastilah slalu ada rintangan..
Mungkin kini.
aku yang kau anggap salah..
Karena jalan hidup.
tiadalah slalu menjadi sempurna..
Namun mengapa tiada merenung diri.
Akan rindunya si buah hati..
Yang tiadalah mengerti akan
prahara kasih..

Entah kepada siapa ia meratap..
Akan cinta dalam pandangan gelap..
Hanya menatap indahnya lukisan..
Yang tersenyum manis.
Ketika dalam kebersamaan..
Dan slalu ia dekap.
untuk melepas kerinduan..

Entah sampai kapan.
ratap dan tangis akan terhentikan.
Karena disetiap gelapnya malam.
ia slalu menyibak tirai yang kusam
Ada rindu yang tertahan..
Ada bergumpal sayang yang
terabaikan.
Ia ingin bahagia yang sempurna..
Seperti keharuman ditaman bunga..
Bukan dari separuh cinta yang kini
tiada ..
– S E M P U R N A –
Hmmm……………….
—————–

Tinggalkan Balasan